Lampung, Kota Metro – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Metro Lampung menggelar talkshow dan diskusi non stop selama 7 hari. Event bertajuk Mulang Dak FEBI IAIN Metro ini mengangkat berbagai tema pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat khususnya di Lampung. Talkshow digelar di Kampus 2 IAIN Metro dan melibatkan puluhan mahasiswa dan narasumber yang beragam.
Pada hari ke 7 GenPI Indonesia hadir langsung sebagai sesi penutup. Sesi sebelumnya, berbagai insan pemberdaya telah hadir termasuk Wali Kota Metro dan Wakil Bupati Lampung Tengah sebagai narasumber.
Kali ini GenPI Indonesia diwakili oleh Ketua Umum Siti Chotijah atau yang akrab dipanggil Mbak Jhe, didampingi Mustika Edi dari GenPI Lampung sebagai moderator. Hadir Wakil Dekan 3 Dharma Setyawan membuka diskusi dan Dekan FEBI Dr Siti Nurjanah sebagai pemantik diskusi.
Pemberdayaan masyarakat berbasis wisata menjadi tema pada sesi terkahir talkshow yang digelar. GenPI sebagai komunitas pariwisata terbesar di Indonesia bukan hanya melakukan promosi, namun juga mendorong adanya pemberdayaan masyarakat sebagai wujud akselerasi peningkatan ekonomi. Semangat inilah yang menjadikan FEBI IAIN Metro dan GenPI memiliki semangat bersama mendorong para mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai program pemberdayaan.
Sebelumnya IAIN Metro dan GenPI telah menandatangani MOU Kerjasama bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi pada sesi Rakornas GenPI tahun 2021 di Mataram Lombok NTB. Sebagai implementaion agrement, GenPI senantiasa siap berkolaborasi, khususnya dalam membuat laboratorium sosial sebagai studi lapangan untuk para mahasiswa.
” Kami siap berkolaborasi bahkan berkomitmen menciptakan ekosistem pembelajaran sosial berbasis studi lapangan langsung untuk mempertajam pemahaman dan kemampuan analisis para mahasiswa” Papar Mbak Jhe pada sesi akhir diskusi.
Dharma menambahkan, Mulang Dak FEBI ini diharapkan untuk mendorong transformasi FEBI IAIN Metro menjadi lembabaga yang kreatif. Selain talkshow, ada berbagai pameran dan workshop ekonomi kreatif yang dilakukan oleh empat prodi FEBI IAIN Metro Lampung. (Red)


