Kamis, April 16, 2026
  • FAQ (Pertanyaan Terkait GenPI)
  • Home
  • Kirim Konten
  • Kontak
  • Pengurus GenPI Lampung
  • Redaksi
  • Tentang Blog
  • Tugas dan Peran Pengurus GenPI
  • Login
Genpi Lampung
  • Home
  • Berita
  • Destinasi
  • Ekraf
  • Kuliner
  • Foto
  • Opini
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Genpi Lampung
  • Home
  • Berita
  • Destinasi
  • Ekraf
  • Kuliner
  • Foto
  • Opini
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Genpi Lampung
No Result
View All Result
Home Berita

Seruit, Kuliner Santap Bersama Khas Lampung

by Redaksi GenPI
5 Oktober 2021
in Berita, Ekraf, Foto, Kuliner
Reading Time: 3min read
0 0
A A
Seruit, Kuliner Santap Bersama Khas Lampung
1.2k
VIEWS
Share on WAShare on TelegramShare on Twitter

GenPI Lampung – Seruit adalah makanan khas Lampung yang cukup populer bagi masyarakat Lampung. Namun, kuliner satu ini masih kurang populer dan jarang terdengar oleh masyarakat umum. Seruit merupakan masakan ikan yang digoreng atau dibakar dicampur sambal terasi, tempoyak (olahan durian) atau mangga. Jenis ikannya tidak ditentukan, tergantung selera masing-masing bagi yang menyantapnya.

Namun biasanya masyarakat Lampung memakai ikan sungai, seperti ikan Baung, Layis, belide, dan lain-lain. Dan disajikan dengan lalapan. Sekilas tidak ada yang istimewa dari kuliner khas Lampung yang satu ini. Tapi hingga saat ini seruit masih dijadikan menu utama yang disajikan saat berkumpul, khususnya bagi suku Lampung Pepadun.

Kilas balik seruit

Nama Seruit berasal dari kata ‘Nyeruit’, yang artinya dilakukan bersama-sama. Hal ini menggambarkan masyarakat Lampung yang memiliki nilai kebersamaan tinggi. Seperti masyarakat daerah lainnya di Indonesia, masyarakat Lampung adalah masyarakat yang gemar berkumpul dan bersilaturahmi, baik keluarga maupun antar tetangga.

Secara kultural, Lampung memiliki dua masyarakat adat, yakni Lampung Sai Batin dan Lampung Pepadun. Keduanya sama-sama memiliki kebiasaan berkumpul. Pada saat berkumpul inilah diperlukan makanan yang bisa dinikmati bersama-sama. Pada waktu berkumpul inilah, biasanya Seruit disajikan. Bagi masyarakat Lampung Pepadun, Seruit adalah makanan pokok yang harus selalu ada.

Seruit cocok disantap bersama-sama

Source : https://www.nesiatimes.com/

Sejak zaman dulu, masyarakat Lampung suka sekali berkumpul dengan keluarga, saudara, kerabat dan tetangga. Entah itu di acara adat, upacara keagamaan, ataupun pernikahan. Dan disaat berkumpul itu, mereka biasanya menyantap makanan secara bersama-sama.

Baca juga

Menparekraf RI Sandi Uno Ajak Komunitas Ciptakan Lapangan Kerja

Kades Ponco Rejo : Kita Paham Sekali Dengan Pak Watoni Anggota DPRD Lampung

Watoni Anggota DPRD Lampung adakan Reses : Warga Way Ratai Keluhkan Sistem Zonasi Pada PPDB

Load More

Tradisi ini disebut dengan Nyeruit, dan makanan yang disantapnya adalah Seruit. Walaupun zaman sudah modern, namun kegiatan berkumpul ini masih dilakukan secara turun temurun hingga saat ini. Dan merupakan sarana untuk menjaga tali silaturahmi.

Dikutip dari laman resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, filosofi dari kata nyeruit berarti suatu ajakan yang memiliki nilai kebersamaan yang kuat dengan keluarga, teman-teman atau saudara sehingga akan terasa lebih dekat.

Diawali dari kesukaan masyarakat asli Lampung yang gemar menyajikan makanan segar, pedas dan lalapannya ketika makan. Lahirlah makanan seruit yang secara turun temurun selalu hadir dalam tradisi makan bersama

Pembuatan seruit yang mudah

Source : https://www.daerahkita.com/

Pada dasarnya, Seruit merupakan jenis olahan yang terdiri dari Sambal – sebagai bagian utama, yang dicampur dengan Ikan Bakar berjenis ikan sungai seperti belida, layis, baung, seluang, dan lain sebagainya, ditambah dengan bagian dalam timun, terong bakar atau goreng serta tempoyak, yaitu durian yang telah difermentasi.

Seluruh bahan tersebut diaduk dengan rata dan kalis dengan sedikit guyuran kuah pindang ikan Baung/Patin. Dan setelah kental, olahan seruit siap dihidangkan. Jangan lupa hidangan pendamping seperti Pepes Ikan, tahu/tempe goreng, gulai taboh khas Lampung dan aneka jenis lalapan mentah maupun yang telah direbus harus bersanding dengan olahan Seruit.

Beberapa tahapan penting dalam pembuatan Seruit Lampung, yang pertama adalah menyiapkan ikan, kemudian menyiapkan bumbu-bumbu yang akan dihaluskan.

Setelah itu haluskan bumbu masakan seruit berupa jahe, kunyit, garam, dan bawang putih. Lumuri ikan dengan bumbu yang telah dihaluskan itu. Selanjutnya, ikan yang sudah dibumbui kemudian dibakar atau digoreng.

Jika ikan telah setengah matang, olesi dengan kecap manis dan campurkan bumbu dari garam, bawang putih, dan ketumbar. Lalu, tambahkan sambal khas Lampung dengan campuran cabai rawit, cabai merah, rampai, terasi bakar, micin yang ditumbuk hingga halus. Tidak butuh waktu terlalu lama, Seruit Lampung pun siap dihidangkan.

Seperti telah disebutkan, seruit disajikan dengan tempoyak yang berasal dari durian yang difermentasi. Tapi, jangan menganggap jika rasa durian yang disajikan terasa legit ya! Karena setelah difermentasi, rasa durian akan berubah sedikit masam.

Dengan paduan berbagai bahan dan bumbu seperti itu, Seruit memiliki memiliki cita rasa asam, pedas dan gurih yang sulit dilupakan. Bagi yang suka berwisata kuliner makanan khas ini sangat direkomendasikan. (*)

SendShareTweet

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Menparekraf RI Sandi Uno Ajak Komunitas Ciptakan Lapangan Kerja
Berita

Menparekraf RI Sandi Uno Ajak Komunitas Ciptakan Lapangan Kerja

by GenPI Lampung
15 September 2023
0

Jawa Tengah – Menparekraf Sandi Uno hadir di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dalam kegiatan Nemuin Komunitas (Netas) pada Kamis (14/09/2023). Dalam...

Read more

Kades Ponco Rejo : Kita Paham Sekali Dengan Pak Watoni Anggota DPRD Lampung

Watoni Anggota DPRD Lampung adakan Reses : Warga Way Ratai Keluhkan Sistem Zonasi Pada PPDB

Reses : Masyarakat Keluhkan Harga Singkong Anjlok Kepada Ketut Rameo Anggota DPRD Lampung

Reses : Hanifah Anggota DPRD Lampung Serap Aspirasi Warga Muslimat NU Negerikaton Pesawaran

POPULER

  • 10 Destinasi Prioritas Kabupaten Lampung Tengah, Apa Saja?

    10 Destinasi Prioritas Kabupaten Lampung Tengah, Apa Saja?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spot Foto yang Instagramable, Pintu Langit 2, Teluk Betung- Bandar Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menikmati Pesona Wisata Pantai Batu Lapis Yang Unik, Kalianda Lampung Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seruit, Kuliner Santap Bersama Khas Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Tempat Wisata di Kabupaten Lampung Barat Terbaru dan Terhits Dikunjungi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

@genpi_lampung

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to to refresh it.
Facebook Instagram

GENPI

GenPI adalah singkatan dari Generasi Pesona Indonesia, komunitas relawan yang cinta Pariwisata.

Pengurus – Tugas dan Peran – FAQ

 

KATEGORI

Berita – Destinasi – Ekraf – Kuliner – Foto

 

LAMAN

Home – Tentang Blog – Redaksi – Kirim Konten – Kontak

© 2021 Genpilampung.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Destinasi
  • Ekraf
  • Kuliner
  • Foto
  • Opini

© 2021 Genpilampung.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In