GenPI Lampung – Penggagas Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) Kakak Dharma Setyawan dan Ketua Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) Pak Haji Ahmad Tsauban menyebutkan tujuan utama gerakan itu ialah berbagi pengetahuan, pengalaman dan motivasi.
Dengan berbagi pengetahuan, pengalaman dan motivasi diharapkan pendengar lebih terarah dan mengetahui perbuatan yang harus dilakukan dan harus ditinggalkan.
Gerakan Payungi di Kota Metro Lampung ini telah menjadi motor bagi penggerak dan wadah para pemuda serta masyarakat untuk saling belajar dan berbagi ilmu pengetahuan dalam melakukan pemberdayaan yang telah melibatkan warga setempat dan para pemuda-pemudinya.
Menurut kakak Dharma salah satu penggagas Payungi dalam gerakan yang dilakukan hinngga 2 tahun mau ke 3 tahun ini jika tidak didukung oleh warga dan pemuda-pemudinya maka gerakan ini tidak bisa terwujud dengan baik, kenapa bisa begitu karna kesadaran itulah yang paling utama dan terus melakukan gotong royong serta guyubnya warga agar gerakan Payungi ini terus menginspirasi masyarakat yang berkunjung ke Payungi dan juga masyarakat untuk belajar melakukan gerakan tersebut.
Disini semua masyarakat Payungi terus terbuka jika ada pengunjung dan masyarakat dari daerah kabupaten/kota lain untuk belajar dalam membangun gerakan yang telah Kami lakukan saat ini.
Disini saya dan kakak Mustika Edi Santosa telah menerima tamu dari masyarakat Kota Bandar Lampung tepatnya di Kelurahan Kota Baru disini ada salah satu pemuda bernama Fajar beliau mengajak rombongan Bapak-bapak, emak-emak dan pemuda untuk berkeliling di Payungi selesai berkeliling beliau langsung mengajak rombongan singgah di Kantor Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Provinsi Lampung untuk belajar bagaimana membangun gerakan seperti Payungi, karna Faisal sudah siap untuk membangun di komplek nya yaitu di Kota Baru untuk membangun Pasar Kreatif yang diberinama Pak Kobar sebelum membuat gerakan Pak Kobar si Faisal mengajak bapak-bapak, emak-emak dan pemuda agar yakin dan mau untuk diajak membangun gerakan seperti ini.
Kami sangat mengapresiasi sekali yang dilakukan oleh pemuda hebat ini, semangat Mas Fajar pemuda yang siap membangun gerakan di Kota Bandar Lampung karna saya yakin jika disana sudah terbentuk pasti banyak yang berkunjung di Pak Kobar karna manusia di Kota Bandar Lampung dalam 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan dengan populasi penduduknya berjumlah 1.166.066 jiwa (berdasarkan hasil sensus penduduk 2020). Karna Payungi setiap gelaran hanya menampung 2.000 Lebih jika di Pak Kobar sudah terbentuk pasti yang datang lebih dari 2.000 yang terpenting terus bergerak dan terus melibatkan warganya untuk bergotong royong dan kuat di media sosial dan media digital.
Dalam hal yang sama ada juga emak-emak pengegrak dari Sukadana Kabupaten Lampung Timur juga berkeliling ke Payungi dan emak-emak ini kepoin ini buat juga di daerahnya karna beliau dari sukadana berniat untuk belajar bagaimana mengelola Payungi seperti ini kami juga bercerita hal yang sama kepada emak-emak tersebut, kami disini memberikan motivasi banyak kepada emak-emak hebat ini dan kami berpesan emak-emak jika kesini lagi bawa rombongan yang banyak ya agar warga nya juga mendukung dan siap diajak bergerak. Pajang umur pemberdayaan.
Salam Pemberdayaan
Penulis : Abdul Rohman Wahid (Ketua GenPI Lampung)


