Kamis, April 16, 2026
  • FAQ (Pertanyaan Terkait GenPI)
  • Home
  • Kirim Konten
  • Kontak
  • Pengurus GenPI Lampung
  • Redaksi
  • Tentang Blog
  • Tugas dan Peran Pengurus GenPI
  • Login
Genpi Lampung
  • Home
  • Berita
  • Destinasi
  • Ekraf
  • Kuliner
  • Foto
  • Opini
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Genpi Lampung
  • Home
  • Berita
  • Destinasi
  • Ekraf
  • Kuliner
  • Foto
  • Opini
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Genpi Lampung
No Result
View All Result
Home Berita

Danau Bekri dan Dam Raman?

by Redaksi GenPI
4 Oktober 2021
in Berita, Destinasi, Lampung Tengah, Opini
Reading Time: 2min read
0 0
A A
Danau Bekri dan Dam Raman?
252
VIEWS
Share on WAShare on TelegramShare on Twitter

GenPI Lampung – Di Lampung jumlah desa 2435 dan kelurahan 205 total 2640 berada pada 15 Kabupaten dan Kota. Kepala Desa dan Lurah tidak mungkin mengandalkan dana desa untuk membangun fisik saja. Ada banyak pekerjaan lain di antaranya membangun Badan Usaha Milik Desa/kampungkampung dan lebih penting membangun sumber daya manusia penggerak. Kerja-kerja kolektif dibutuhkan membangun kemajuan desa. Anggaran Desa harus menyasar pada fasilitas yang menumbuhkan ekosistem kreatifitas masyarakat. Mulai dari sarana olahraga berstandar, internet desa, fasilitas wisata jika punya potensi, dan pengembangan BUMDes bukan hanya ritual papan nama sekadar melaksanakan amanat undang-undang. BUMDes harus benar-benar di buat roadmap sesuai dengan karakteristik potensi dan mata pencaharian masyarakat.

Sabtu malam saya kedatangan teman-teman #ayokedamraman. Mereka melihat kampung kopi payungi ramai kemudian tertarik untuk membuat ruang berkumpul dan diskusi anak-anak muda di Srisawahan Lamteng. Kebetulan ada rumah kosong milik Panji Laksono Bayu Aji dengan area yang sangat luas dekat Dam Raman. Jika ada tempat ngopi yang asyik pasti mereka akan betah kumpul di desa. Tidak perlu mahal-mahal, kopinya 5 ribuan atas alasan kere hore bisa jadi akan menumbuhkan interaksi dan memunculkan ide ide menarik untuk pembangunan desa.

Malam itu ada 2 hal yang mereka ceritakan pertama Aglaonema sudah sangat membantu perekonomian. Jefri Firmansyah bercerita hasil Bunga Aglaonema dibelikan sapi dan sekarang sudah ada 6 sapi. Mahasiswa S1 PBS IAIN Metro ini dulu adalah Bendahara gerakan #ayokedamraman. Sedangkan Farid yang sekarang sudah kuliah di UM Metro punya hobi sebagai Pawang Sapi dan menjinakkan banyak sapi untuk bisa dinaiki layaknya kuda. 😄

Mereka bercerita bahwa gerakan ayo ke Dam Raman yang menempa mereka jadi kreatif. Bahwa pemberdayaan membuat mereka harus saling bekerjasama dan menemukan ide-ide lain selain wisata alam. Dam Raman masih ada pengunjung meskipun tidak seramai dulu, karena wisata air ini punya kendala wilayah perbatasan milik Balai Pengairan. Mereka menarik kreatifitas masuk ke desa. Selain umumnya petani, mereka terus mengembangkan bunga, peternakan hewan, budidaya lebah, dan yang banyak menyerap tenaga kerja mas Hely Sumanto dengan pembibitan sayuran.

Di sini lain Payungi University menerima peserta sekolah desa dari Danau Bekri Bekri Sabtu-Minggu. Ketika saya ingat kelompok muda Danau Bekri, saya ingat komunitas #ayokedamraman. Mereka punya backgroud mirip yaitu mahasiswa dan lulusan SMA yang memilih menekuni pertanian warisan orang tua dan peternak hewan seperti kambing dan sapi. Mereka sama-sama punya semangat. Seperti halnya mimpi, imajinasi mereka ke Danau Bekri adalah Camping, spot selfie, outbond dan lainnya. Pemerintah dan kepala desa harus banyak bersyukur punya pemuda yang mulai sadar bergerak. Mereka tidak meminta bayaran atas inisiatif yang lahir dari bawah. Perusahaan PTPN harus mau membuka diri terhadap inisiatif warga sekitar. Diberi izin saja, saya kira sudah cukup, biarkan warga mengupayakan mandiri apa yang menjadi impian mereka.

Baca juga

Menparekraf RI Sandi Uno Ajak Komunitas Ciptakan Lapangan Kerja

Kades Ponco Rejo : Kita Paham Sekali Dengan Pak Watoni Anggota DPRD Lampung

Watoni Anggota DPRD Lampung adakan Reses : Warga Way Ratai Keluhkan Sistem Zonasi Pada PPDB

Load More

Pemerintah kabupaten dapat melihat militansi komunitas untuk bergerak kreatif. Jika pada saatnya gerakan ini menunjukkan konsistensi dan hasilnya, maka yang dibutuhkan oleh masyarakat yang bergerak adalah fasilitas yang menunjang wisata alam ini. Menjadi penggerak butuh banyak gagasan, gerakan dan kolaborasi. Niat awal untuk membuat ekonomi maju bersama dengan mengajak warga makin kreatif dan bukan untuk kepentingan individu.

Para penggerak harus terus belajar dengan menangkap ide dari banyak tempat, dari youtube dan berkunjung ke tempat kreatif yang dapat menjadi contoh inspiratif. Selanjutnya membekali tim agar belajar branding melalui media sosial dan mempromosikan tanpa henti. Dan terakhir terus berjejaring dengan banyak kalangan agar kolaborasi dapat menambah warna-warni dalam pemberdayaan masyarakat. Memperbanyak kader penggerak adalah kunci perubahan dalam pemberdayaan.

Penulis : Dharma Setyawan (Founder www.payungi.org)

SendShareTweet

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Menparekraf RI Sandi Uno Ajak Komunitas Ciptakan Lapangan Kerja
Berita

Menparekraf RI Sandi Uno Ajak Komunitas Ciptakan Lapangan Kerja

by GenPI Lampung
15 September 2023
0

Jawa Tengah – Menparekraf Sandi Uno hadir di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dalam kegiatan Nemuin Komunitas (Netas) pada Kamis (14/09/2023). Dalam...

Read more

Kades Ponco Rejo : Kita Paham Sekali Dengan Pak Watoni Anggota DPRD Lampung

Watoni Anggota DPRD Lampung adakan Reses : Warga Way Ratai Keluhkan Sistem Zonasi Pada PPDB

Reses : Masyarakat Keluhkan Harga Singkong Anjlok Kepada Ketut Rameo Anggota DPRD Lampung

Reses : Hanifah Anggota DPRD Lampung Serap Aspirasi Warga Muslimat NU Negerikaton Pesawaran

POPULER

  • 10 Destinasi Prioritas Kabupaten Lampung Tengah, Apa Saja?

    10 Destinasi Prioritas Kabupaten Lampung Tengah, Apa Saja?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spot Foto yang Instagramable, Pintu Langit 2, Teluk Betung- Bandar Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menikmati Pesona Wisata Pantai Batu Lapis Yang Unik, Kalianda Lampung Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seruit, Kuliner Santap Bersama Khas Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Tempat Wisata di Kabupaten Lampung Barat Terbaru dan Terhits Dikunjungi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

@genpi_lampung

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to to refresh it.
Facebook Instagram

GENPI

GenPI adalah singkatan dari Generasi Pesona Indonesia, komunitas relawan yang cinta Pariwisata.

Pengurus – Tugas dan Peran – FAQ

 

KATEGORI

Berita – Destinasi – Ekraf – Kuliner – Foto

 

LAMAN

Home – Tentang Blog – Redaksi – Kirim Konten – Kontak

© 2021 Genpilampung.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Destinasi
  • Ekraf
  • Kuliner
  • Foto
  • Opini

© 2021 Genpilampung.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In