Kota Metro – Ketua TP-PKK Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Diah Hadianto Rasyid beserta rombongan melakukan kunjungan dalam rangka studi tour PKK di Kota Metro, Minggu (29/5/2022).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan langsung disambut hangat oleh Ketua TP-PKK Kota Metro, Silfia Naharani. Kunjungan ini diawali dengan menyambangi pasar kreatif Payungi di Kelurahan Yosomulyo, dilanjutkan dengan peninjauan di lokasi masyarakat berjualan.
Pada kesempatannya, Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Hadianto Rasyid, menyampaikan bahwa pasar Payungi tersebut merupakan pasar yang sangat kreatif, dengan memiliki konsep yang unik, dengan payung berwarna-warni, tentunya membuat daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Tak hanya itu, menurut Diah dengan adanya Payungi maka akan meningkatkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat di kelurahan Yosomulyo. Terlebih tidak hanya masyarakat Kota Metro saja yang mengunjungi, melainkan banyak dari luar Kota Metro. Karena hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, maka PAD Kota Metro juga akan bertambah, diikuti juga dengan kesejahteraan masyarakatnya.
“Saya selaku Ketua TP-PKK Kota Palu, ide-ide kreatif seperti ini, akan saya terapkan juga di Kota Palu, semoga kami disana juga bisa berinovasi. Tentunya saya akan melibatkan anak-anak muda, karena disini juga bekerjasama dengan anak-anak muda kreatif, pemberdayaannya sangat luar biasa, dengan dunia digital kita akan berkolaborasi dengan anak-anak muda,” jelasnya.
Sementara itu, Dharma Setyawan selaku penggagas Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) menyambut baik kunjungan yang dilakukan ketua TP-PKK Kota Palu, Dharma Setyawan yang juga berlatar belakang seorang akademisi dan berprofesi sebagai Dosen di IAIN Metro sempat menjelaskan konsep awal terbentuknya Payungi beserta sejarah berdirinya Payungi.
“Tentu namanya ide dan gagasan itu lahir dari sebuah keresahan. Begitu juga saya, awalnya saya resah karena banyak anak-anak kreatif di Kota Metro namun kurang mendapat panggung, sehingga kurang maksimal dalam mendalami kreativitasnya.” Kata Dharma
Selain Dharma, turut mendampingi juga Abdul Rohman Wahid atau Wahid selaku Ketua GenPI Lampung. “Saya selaku komunitas selalu siap menjadi mitra dalam pergerakan Payungi ini. Sebagai komunitas yang bergerak di bidang pariwisaat, saya juga ikut serta dari awal pembentukan Payungi hingga saat ini.” Ujar Wahid.
“Akhirnya awalnya saya gagas Yosomulyo Pelangi. Kami ajak anak muda kreatif yang jago mural, kami kasih fasilitas akhirnya mereka bisa menghias beberapa sudut di sini dengan mural yang mereka buat Sehingga menjadi tempat yang cukup instagramable, Jadilah viral dan banyak pengunjung datang sekadar untuk selfie” Jelas Dharma.
“Lama kelamaan ide terus berkembang akhirnya kami bentuk Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) ini. Sampai saat ini, perekonomian berjalan dan banyak anak-anak kreatif yang bisa kita tampung di pasar ini” Pungkas Dharma Setyawan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kota Metro Silfia Naharani, juga mengatakan, Pasar Payungi ini merupakan kolaborasi dengan anak-anak muda dan dibantu oleh masyarakat, sehingga bahu membahu untuk menciptakan Pasar Payungi ini.
“Dari pemberdayaan anak muda serta masyarakat itu sangat penting sekali sehingga dapat menciptakan ide kreatif, yang akan membuat masyarakatnya semakin sejahtera,” terangnya. (Red)






